Olahraga

Selasa, 27 Agustus 2019 - 20:18 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Pose Saat peserta pertandingan tenis lantai beregu Pelita Cup 3 pose bersama di acara penutupan (Foto: TeamYPF/Sista Putri)

Pose Saat peserta pertandingan tenis lantai beregu Pelita Cup 3 pose bersama di acara penutupan (Foto: TeamYPF/Sista Putri)

Kodim 1603 Sikka Juarai Lomba Tenis Lantai Beregu Pelita 3

Floreseditorial.com, Maumere – Pertandingan  tenis beregu Pelita Cup 3 telah selesai, Minggu (25/8/2019) di lapangan tenis lantai Manuggal Kodim 1603 Kabupaten Sikka, Flores. 

Pertandingan  tenis beregu Pelita Cup 3 itu diikuti  lima peserta yakni ; Kodim Sikka, Polres Sikka, PA/PLN, Pemda/Rutan, dan Pelita.

Tim yang menjuarai pertandingan tenis lantai beregu adalah Kodim 1603  Sikka keluar menjadi juara 1 dan Polres Sikka juara 2.

“Kami yang juara 1 dapat piala dan uang pembinaan. Selama tiga kali pertandingan tenis lantai Pelita Cup ini kami selalu juara. Jadi ini sudah tiga kali Kodim menjuarai pertandingan ini,” ujar Dandim Sikka, Letkol (Inf) Sugeng Prihatin kepada media ini Minggu (25/8/2019) malam.

Ia menjelaskan, tujuan diselenggarakan pertandingan itu untuk menggelorakan olahraga tenis lantai di Kabupaten Sikka. 

“Dengan adanya pertandingan ini, tenis lantai di Sikka bangkit dan semakin maju. Dengan kabupaten lain kita tidak ketinggalan. Kalau perlu di NTT ini Sikka bisa juara satu. Bisa kalahkan kabupaten lain,”  jelasnya.

Selain itu, terang Sugeng, pertandingan tenis lantai itu dilaksanakan untuk silaturahmi, membina keakraban, persatuan dan kesatuan antara satu dan yang lainnya. 

“Di sini kita kan duduk santai sama-sama di lantai. Sehingga pas bertemu saat dinas, semuanya cair. Itu tadi, kita sudah sama-sama di lapangan,” terang Komandan Kodim 1603 Sikka itu.

Ia mengatakan, pertandingan itu diselenggarakan dan diseponsori oleh hotel Pelita Maumere.

“Hotel Pelita sebagai sponsor tunggal. Hadiah dan uang disiapkan hotel Pelita,” katanya.

Ia berharap, ke depan pemerintah daerah bisa mendukung olahraga tenis lantai di Kabupaten Sikka. 

“Misalnya Koni bisa mencanangkan kegiatan untuk mencari bibit-bibit tenis yang lebih muda. Tempat kita siap. Lapangan kita ini sudah luar biasa bagus. Harapan ke depan lapangan ini harus in door. Ada atapnya. Biar saat pertandingan kita tidak kena panas dan hujan. Supaya kita juga berkelas. Itu seperti di kabupaten-kabupaten lain yang tenisnya sudah maju,” ungkap Sugeng.

“Ini harapan. Mungkin Pemda ada anggaran untuk Koni, itu bisa dialokasikan. Silahkan. Walaupun ada di Kodim. Tetapi ini untuk seluruh masyarakat. Kami terbuka untuk siapa saja. Silahkan pakai. Ini tidak dibayar. Kalau dipakai berarti lapangan bisa terawat,” sambungnya. 

Ia juga berharap, ke depan di Kabupaten Sikka ada muncul pemain-pemain muda untuk olahraga tenis lantai. 

“Untuk sementara yang ada ini atlet tua-tua semua. Yang muda belum ada. Tetapi, yang tua juga tentu tidak kalah sama yang muda,” ungkapnya dengan canda. 

Ia menambahkan, pertandingan tenis lantai beregu itu akan diselenggarakan setiap tahun. 

“Harapannya tahun depan banyak peserta yang ikut bertanding. Semakin banyak yang ikut, akan semakin baik juga,” tambahnya.

Laporan : Sista Putri

Artikel ini telah dibaca 100 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya