Olahraga

Senin, 28 Oktober 2019 - 12:44 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Para Kenshi dan Simpai saat Pelantikan Pengurus PORKEMI Provinsi NTT di Ruteng (Ist)

Para Kenshi dan Simpai saat Pelantikan Pengurus PORKEMI Provinsi NTT di Ruteng (Ist)

Saatnya Kempo Sport Berkembang di NTT

Floreseditorial.com, Ruteng – PORKEMI merupakan organisasi bela diri Kempo yang saat kini bernaung di bawah Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan International Kempo Association (IKA) yang bermarkas di Bristol, Inggris Raya.

Sensei Thomas Timbul Lubis SH, LLM, Ketua DPPA PP Porkemi menjelaskan, kelahiran Porkemi disebabkan karena situasi dan kondisi yang tidak mungkin ditolerir oleh orang-orang yang memiliki pikiran matang dan mematuhi peraturan yang berlaku.

“Porkemi lahir karena kita dipaksa untuk membela kebenaran dan keadilan serta mematuhi peraturan yang berlaku di tempat itu,” ujar Sensei Thomas (Sabtu, 26 Oktober 2019) di Ruteng, Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia menambahkan, Porkemi tidak menjadi anggota dari WSKO (World Shorinji Kempo Organisation), tetapi menjadi anggota dari IKA (International Kempo Association) yang berpusat di Bristol, Inggris Raya.

Pada Bulan Agustus 2018, terjadi pertemauan antara tokoh-tokoh IKA di London.
Salah satu dari mereka akan hadir dalam Seminar Interantional Kempo Association (IKA) yang dilaksanakan akan dilaksanakan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Sejauh ini IKA telah memberi ujian kenaikan tingkat kepada 5 orang Satria Kempo Indonesia di Swiss yakni Sensei Ahmad Yusuf dari Dan VI menjadi Dan VII, Sensei Elisabeth Pramanawati dan Sensei Vidi dari Dan V ke Dan VI, Sensei Ahmad Shabara dan Safrudin dari dan IV ke Dan V.

“Mereka lulus dengan hasil yang bagus,” kisah Sensei Lubis.

Ketua Umum PORKEMI Penpro NTT Simpai Man Klemens, SH menjelaskan, perkembangan olahraga di Nusa Tenggara Timur tidak terlepas dari beberapa faktor sebagai berikut.

Pertama, sumber daya manusia di NTT. Dalam mengurus dan mengembangkan olahraga, khususnya olahraga Kempo dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni yakni para pengurus dan para pelatih.

Kedua, dukungan mereka yang memberi perhatian pada olahraga misalnya dunia usaha.

Ketiga, dukungan pemerintah daerah baik di level Provinsi maupun Kabupaten.

“Pemerintah daerah merupakan salah satu pendorong agar dunia olahraga di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa berkembang,” ujar Simpai Klemens.

“Kami terus mendorong para simpai Porkemi agar bisa mengambil contoh dari cabang olahraga lain yang sudah berkembang dan menghasilkan atlet-atlet berprestasi,” tambahnya.

Ia menambahkan, olahraga Porkemi bukan olahraga main-main.

Salah satu upaya Porkemi NTT untuk mengembangkan sumber daya manusia para pelatih dan kenshi (siswa) yakni dengan menghadirkan Komisi Tehnik dari Porkemi pusat untuk mengembangkan tehnik pelatihan bagi para pelatih di Nusa Tenggara Timur.

“Tahun 2019 sudah dua kali dilakukan pelatihan tehnik,” kisahnya.

Ia berterima kasih kepada pengurus Pusat Porkemi juga sungguh memberi perhatian bagi perkembangan olahgara Kempo di NT seraya mengajak para Pengurus Provinsi dan Kabupaten agar bahu membahu membangun Porkemi di NTT.

Laporan: Adrianus Paju

Artikel ini telah dibaca 304 kali

Baca Lainnya
x