BMW Dan Audi Tangguhkan Pengiriman Via Kereta Api Ke China

- Rabu, 27 April 2022 | 19:58 WIB
Arsip foto - Logo produsen mobil mewah Jerman BMW, terlihat menjelang konferensi pers tahunan perusahaan di Munich, Jerman, 20 Maret 2019. REUTERS/Michael Dalder ANTARA/REUTERS/Michael Dalder. (Net)
Arsip foto - Logo produsen mobil mewah Jerman BMW, terlihat menjelang konferensi pers tahunan perusahaan di Munich, Jerman, 20 Maret 2019. REUTERS/Michael Dalder ANTARA/REUTERS/Michael Dalder. (Net)

Floreseditorial.com - BMW dan Volkswagen Audi telah menangguhkan pengiriman mobil dengan kereta api dari Jerman ke China menyusul terjadinya invasi Rusia ke Ukraina.

Kedua pembuat mobil tersebut memproduksi sebagian besar kendaraan mereka di China, di mana bagian tertentu diimpor dari Eropa dengan kereta api atau kapal.

Tahun lalu, BMW mengirimkan 846.237 kendaraan BMW dan MINI ke pelanggan China, sedangkan Audi 701.289 kendaraan

Baca Juga: Ini Lima Mobil Baru Bermesin Bensin dengan Turbo Termurah di Indonesia

"BMW telah menghentikan semua transportasi kereta api melalui Rusia segera setelah dimulainya perang.

Ekspor ke China secara rutin ditangani dengan kapal," kata juru bicara BMW, membenarkan laporan Nikkei sebelumnya.

Audi juga secara proaktif menangguhkan transportasi kereta api ke dan dari China melalui Rusia dengan Kereta Api Trans-Siberia segera setelah invasi Rusia ke Ukraina, kata juru bicara perusahaan induk Volkswagen.

Baca Juga: Mesin Motor Anda Berisik, Berikut Komponen Yang Bermasalah

"Kami sedang memeriksa apakah transportasi dengan kereta api melalui rute selatan juga akan memungkinkan dalam waktu dekat," tambah juru bicara itu.

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Cara Tepat Bersihkan Jok Mobil

Selasa, 10 Mei 2022 | 06:00 WIB

Yang Harus Dilakukan Ketika Mobil Over Heat

Kamis, 28 April 2022 | 11:23 WIB

10 Motor Dua Silinder Terbaik dan Termurah 2022

Rabu, 27 April 2022 | 17:03 WIB
X