Cheap NFL Jerseys From China Wholesale Jerseys

News Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 20:05 WIB

2 hari yang lalu

logo

Dr. Andreas Hugo Pareira, menyerahkan bantuan beasiswa PIP secara simbolis kepada Kepala Sekolah SMK Sint Gabriel Maumere, didampingi Anggota DPRD NTT, Emanuel Kolfidus, Anggota DPRD Sikka, Benediktus Lukas Raja dan Stef Sumandy. (Foto: Yeremias Y. Sere)

Dr. Andreas Hugo Pareira, menyerahkan bantuan beasiswa PIP secara simbolis kepada Kepala Sekolah SMK Sint Gabriel Maumere, didampingi Anggota DPRD NTT, Emanuel Kolfidus, Anggota DPRD Sikka, Benediktus Lukas Raja dan Stef Sumandy. (Foto: Yeremias Y. Sere)

AHP Salurkan Bantuan Beasiswa PIP Kepada 1.700 Siswa di Sikka

Sikka, Floreseditorial.com – Sebanyak 1.700 siswa mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dari Anggota Komisi X DPR/MPR RI, Andreas Hugo Pareira (AHP), yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), Kamis (15/10/2020).

AHP, kepada media ini mengatakan, PIP adalah program yang diberikan kepada peserta didik, agar tidak menghambat proses belajar mengajar dan demi melanjutkan pendidikan anak. Menurutnya, pemerintah telah memberikan bantuan secara kolektif melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan secara individual melalui PIP ini.

“Misalnya, soal seragam atau sepatu sekolah yang harganya Rp 150.000 sampai Rp 200.000, tapi kemudian menjadi alasan mereka untuk berhenti sekolah, ini yang tidak boleh dibiarkan. Pengelolaannya, silahkan dibicarakan antara orang tua murid dengan komite sekolah. Atau sekolah swasta, pasti ada biaya-biaya tambahan dari orang tua. Silakan gunakan dana PIP ini sesuai kesepakatan orang tua murid dan komite sekolah. Guru juga jangan mengambil keputusan sendiri, karena itu dana hak anak-anak,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Ia menjelaskan, melalui jalur aspirasinya, Ia membantu memberikan bantuan dana PIP kepada 24.000 peserta didik di Daerah Pemilihan (Dapil) miliknya yang meliputi Flores, Lembata dan Alor. Sementara itu, untuk Kabupaten Sikka, pada tahap sebelumnya, pihaknya sudah menyerahkan bantuan dana PIP kepada 8.000 siswa. Pada tahap ini, pihaknya kembali menyerahkan bantuan tersebut kepada 1.700 siswa.

Untuk besaran dana bantuan beasiswa PIP tersebut, sebesar Rp 450.000 diberikan untuk siswa SD, sebesar Rp 750.000 diberikan untuk siswa SMP dan sebesar Rp 1.000.000 diberikan untuk siswa SMA/SMK.

“Jumlahnya memang terbatas. Tetapi, setidaknya bisa memberikan jalan keluar bagi peserta didik yang mengalami kekurangan untuk membeli perlengkapan sekolah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, PIP merupakan salah satu program unggulan dari Pemerintahan Presiden Jokowi, sejak tahun 2014 lalu, di mana bantuan dana tersebut diperuntukkan bagi peserta didik yang kurang mampu di seluruh wilayah Indonesia. Ia berharap, jangan melihat dari besaran jumlah dana tersebut, tapi bagaimana peran pemerintah yang peduli terhadap generasi bangsa ini. Di mana, lanjutnya, melalui PIP ini, dapat membantu dan menyokong anak didik menjadi generasi yang berguna bagi bangsa, negara dan juga daerahnya sendiri.

Selain itu, menurut AHP, Pemerintahan Jokowi juga menyediakan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Program ini, untuk memperluas akses bagi lulusan SMA/SMK yang kurang mampu, yang hendak melanjutkan studi ke jenjang Perguruan Tinggi (PT), dengan total anggaran untuk tahun 2020 sebesar Rp 2,64 Triliun.

“Untuk tahun ini, lewat jalur aspirasi, saya dapat kuota KIP Kuliah sebanyak 500 orang. Silahkan mahasiswa mengusulkan untuk mendapatkan beasiswa tiap tahun, tetapi harus ada rekomendasi dari kampus,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Maumere, Alfrid Berlin Kedoh, menjelaskan, situasi pandemi covid-19 membuat para siswa kesulitan mendapat biaya untuk kehidupan sehari-hari, seperti membayar transportasi, seragam sekolah, alat tulis dan yang lainnya. Dengan bantuan dana PIP ini, diharapkan bisa membantu proses belajar mengajar peserta didik di sekolah.

Ia menambahkan, pihaknya baru mendapatkan bantuan dana PIP untuk peserta didik di sekolahnya sekitar 20%. Sementara melalui jalur aspirasi AHP saat ini, pihaknya juga mendapat bantuan dana bagi 70 siswa. Pihaknya berjanji akan mengusulkan lagi beasiswa PIP bagi 500 dari 600 orang peserta didik di SMK Negeri 3 Maumere.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada AHP, yang telah membantu memberikan beasiswa PIP bagi anak-anak sekolah. Kami akan mengusulkan lagi lewat jalur reguler dan jalur aspirasinya, Pak AHP. Mudah-mudahan keduanya berimbang, sehingga bisa membantu anak-anak sekolah yang kurang mampu,” pungkasnya. (ric)

Artikel ini telah dibaca 724 kali

Baca Lainnya
x