Para orang tua murid saat mengadukan Kepsek SDK Golo Dopo ke Dinas PK Matim (Foto:TeamYPF)

FLORESEDITORIAL.COM, BORONG – PLT. Kepala Sekolah SDK Golo Dopo, Desa Rana Masak, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Finsensius Kasem diduga kuat telah menyalahgunakan dana Program Indonesia Pintar (PIP)sebesar Rp. 39.150.000.

Adapun dana tersebut adalah dana PIP tahun 2018 yang diperuntukkan bagi 89 orang siswa di Sekolah Dasar yang berada di Kecamatan Borong itu.

Informasi yang dihimpun media melalui sejumlah orang tua murid yang mengadu ke dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Timur, dana tersebut telah dicairkan oleh kepsek SDK Golo Dopo di Bank penyalur sejak bulan April silam.

Namun, sudah lebih dari 7 bulan, dana tersebut tak kunjung disalurkan kepada siswa penerima.

“Sebelumnya kepala sekolah berkilah bahwa uang tersebut belum ditarik dari bank penyalur, tetapi tadi saat kami cek di Bank, petugas Bank menjelaskan bahwa uang tersebut sudah ditarik oleh kepala sekolah SDK Golo Dopo sejak tanggal 26 April 2018 lalu, namun sampai sekarang uang tersebut belum dibagikan kepada siswa penerima,” ungkap Benedikta Seiban, salah satu orang tua wali siswa SDK Golo Dopo pada media ini, Rabu (14/11/2018).

Sementara Ursula Ojo, salah seorang wali murid siswa SDK Golo Dopo Kepada wartawan menjelaskan bahwa, dirinya dan sejumlah orang tua wali Murid SDK Golo Dopo mendatangi dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Timur untuk menemui kepala dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Timur terkait pengaduan ulah kepala sekolah tersebut.

“Sudah hampir 7 bulan uang senilai tiga puluh sembilan juta seratus lima puluh ribu rupiah disimpan oleh kepala sekolah. Kenapa dia tidak menyalurkan dana tersebut kepada siswa penerima?,” ungkap Ursula Ojo.

Ia berharap agar kepsek Golo Dopo segera dipanggil oleh kadis Pendidikan Kabupaten Manggarai Timur dan pihak kepolisian diharapkan untuk segera mendalami dugaan prnyalahgunaan dana tersebut oleh Kepsek SDK Golo Dopo.

“Kadis PK Kami minta segera panggil kepsek SDK Golo Dopo. Selain itu, kami berharap agar pihak kepolisian segera mendalami dugaan penyalahgunaan dana ini. Kira-kira apa motif dibalik didiamkannya dana PIP selama hampir 7 bulan ini,” tandasnya.

Pantauan media pada Rabu (14/11/2018), empat orang tua wali Murid mendatangi dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Timur untuk mengadu ulah PLT. Kepsek Golo Dopo.

Keempat orang tua wali tersebut adalah Benedikta Seiban, Ursula Ojo, Albina Eno dan Yohanes Papik. Keempatnya menunggu di halaman kantor dinas pendidikan Kabupaten Manggarai Timur untuk menemui kadis pendidikan Kabupaten Manggarai Timur yang tengah berada di kantor DPRD Manggarai Timur untuk mengikuti rapat pembahasan anggaran.

Sementara hingga saat ini, media belum berhasil menghubungi PLT. Kepsek SDK Golo Dopo terkait dugaan penyalahgunaan dana PIP oleh dirinya itu.

Laporan : Yon Sahaja

Komentar Anda?