Pendidikan

Sabtu, 2 November 2019 - 20:24 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi

Ilustrasi

Dwijendra University Denpasar Mantapkan Pembelajaran E-Learning

Floreseditorial.com, Denpasar – Peningkatan kualitas learning outcome bagi perguruan tinggi bergantung pada kepekaan perguruan tinggi dalam mengantisipasi perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

Hal ini penting dilakukan agar lulusan siap kerja dan siap bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain. Untuk mencapai itu setiap perguruan tinggi berfokus pada peningkatan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan merealisasikan nota kesepahaman (MoU) dalam bentuk aksi.

Dwijendra University dalam meningkatkan kualitas lulusan telah mengimplementasikan program kerja yang tertuang dalam rencana strategis (renstra).

Salah satu rencana strategis tersebut adalah peningkatan kualitas pembelajaran melalui bimbingan teknis Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti)

Ketua panitia Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. dalam laporannya menyatakan Bimtek Pekerti perlu dilaksanakan untuk meng-update keterampilan dosen dalam melaksanakan pembelajaran.

“Pembelajaran pada saat ini mengarah pada pembelajaran e-learning dan mengurangi pembelajaran yang bersifat konvensional,” katanya, Sabtu (02/11).

Ia menjelaskan bahwa perubahan paradigma pembelajaran seperti itu perlu diantisipasi dan kesiapan dosen menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pembelajaran berbasis e-learning.

“Dwijendra University siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi civitas akademika. Pelayanan ini tetap dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya sehingga mahasiswa terlayani secara maksimal selama menempuh pembelajaran di Dwijendra University,” tutur Dr. I Ketut Suar Adnyana.

Proses pembelajaran, kata dia, akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan dengan mengadakan montoring dan evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan setiap akhir semester. Tujuan monitoring dan evaluasi untuk mengetahui apakah kualitas pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai atau tidak. Hasil monitoring dan evaluasi tersebut akan dijadikan referen dalam perbaikan proses pembelajaran pada semester berikutnya.

Sementara Rektor Dwijendra University, Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc.,M.M.A. sangat mendukung penyelenggaraan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional yang ditujukan kepada dosen, terutama dosen pemula.

“Dosen diharapkan untuk menguasai konsep-konsep dasar dalam pembelajaran dan mempunyai kemampuan melaksanakan pembelajaran yang memadai. Oleh karena itu, para dosen dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar mahasiswa,” jelasnya.

Rektor berharap bahwa Dwijendra University sebagai lembaga pendidikan tinggi senantiasa dapat meningkatkan standar kompetensi lulusan yan diwujudkan melalui perbaikan standar isi pembelajaran, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian.

Pantauan media, bimtek Pekerti ini diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan Dwijendra University. Bimtek yang diberikan bersifat penyegaran karena pada dasarnya seluruh dosen telah mempunyai keterampilan dalam melaksanakan pembelajaran. Di samping itu, Bimtek ini diberikan untuk memantapkan keterampilan seluruh dosen untuk melaksanakan pembelajaran e- learning.

Bimteks Pekerti dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 2 s.d. 3 November 2019. Yang menjadi nara sumber dalam bimtek tersebut adalah Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc.,M.M.A, Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum., Drs. I Made Sutika ,M.Si., Drs. I Made Sila, M.Pd., Drs. I Made Kartika, M.Si., Putu Ronny Angga Mahendra, S.Pd. M.Pd. I Wayan Aryawan, S.Si, M.Pd., dan I Made Astra Winaya, S.Pd., M.Pd. Materi yang dipaparkan nara sumber adalah Kurikulum KKNI, ICT dan media pembelajaran , perangkat pembelajaran ,dan pembelajaran berbasis e-learning. (SA)

Artikel ini telah dibaca 181 kali

Baca Lainnya
x