Proyek Pengerjaan Pagar SMP 6 Kota Kota Komba yang diduga telah melebihi tapal batas tanah sekolah (Foto:TeamYPF)

FLORESEDITORIAL.COM, BORONG – Proyek pengerjaan pagar sekolah yang dilaksanakan di SMPN VI kota Komba, di Desa Ruan, kecamatan Kota Komba kabupaten Manggarai Timur dikeluhkan warga.

Pasalnya pengerjaan pagar tersebut dianggap telah mempersempit badan jalan yang berada di desa Ruan itu.

Salah seorang warga kepada media ini,Sabtu,17 November 2018, menjelaskan bahwa pengerjaan proyek tersebut telah mempersempit badan jalan hingga hampir 1,5 Meter.

“Ini jalan sudah sempit, kenapa makin dipersempit,nanti kalau ada pembangunan saluran air maka otomatis jalan ini tambah sempit dan juga tanah hasil galian fondasi pagar ini malah di buang ke badan jalan,”tutur warga sekitar dengan nada kesal saat ditemui media ini di lokasi pengerjaan proyek tersebut kepada wartawan.

Ia menambahkan,”Pengerjaan pagar milik sekolah seharusnya dibangun di batas pagar yang telah ditentukan,bukan malah mempersempit badan jalan,”ungkap warga yang enggan namanya dimediakan itu.

Ketika wartawan meminta tanggapan dari Kepala Sekolah terkait,yang bersangkutan sedang keluar,dan tukang batu yang mengerjakan proyek tersebut enggan memberikan keterangan,dan ketika dihubungi lewat telepon nomor Kepsek tersebut tidak aktif.

Sementara kadis Pendidikan kabupaten Manggarai Timur,Frederika Soch menjelaskan bahwa dirinya akan memantau pengerjaan proyek tersebut.

“Terima kasih adik,nanti hari Senin (19/11/2018) kami cek ke lokasi,” tukas Frederika singkat.

Laporan : Yon Sahaja

Komentar Anda?