Pendidikan

Jumat, 13 Maret 2020 - 16:56 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Fransiska Jelda (Ist)

Fransiska Jelda (Ist)

Siswi Asal Elar Selatan Ini Akan Wakili KMT Dalam Ajang KSN Tingkat Provinsi

Floreseditoril.com, Borong – Fransiska Jelda dipastikan akan menjadi salah satu perserta yang utusan kabupaten Manggarai Timur dalam Lomba Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia terpilih setelah berhasil menjadi juara KSN tingkat kabupaten Manggarai Timur beberapa waktu lalu.

Putri kelahiran Deruk, 8 Maret 2009 silam itu telah mengharumkan nama kecamatan Elar Selatan dalam Lomba KSN tingkat Kabupaten yang digelar belum lama ini. Fransiska Jelda berhasil mengharumkan nama Elar Selatan setelah memperoleh juara III Lomba KSN tingkat Kabupaten Manggarai Timur.

Berasal dari Kampung yang jauh dari Keramaian Kota, Fransiska Jelda berhasil membawah nama Alamater serta nama Kecamatan Elar Selatan ditingkat Kabupaten. Bagaimana tidak, menjadi salah satu peserta lomba Kompetisi Sains Nasional bukan merupakan sebuah perkara yang mudah.

Menurut Fransiska, motivasinya mengikuti ajang ini yaitu ingin membanggakan orangtua, adik, kakak para guru dan masyarakat Elar Selatan Khususnya dan Matim umumnya.

Selain itu, Tekad yang dimiliki Jelda dalam mengikuti ajang ini yaitu ingin memberikan yang terbaik buat SDI Deruk di Kecamatan Elar Selatan itu.

Putri dari Ayah Kanisius Ewentus dan Ibu Onilia Saridan itu saat ini masih menduduki kelas 5 SDI Deruk, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.

Terpisah dengan Kepala Sekolah,(Kepsek) Sekolah Dasar Inpres,(SDI) Deruk, Robby Belarmino, S.Pd. mengungkapkan bahwa dari hasil Penilaian teman-teman guru, siswa Fransiska Jelda meguasai beberapa mata pelajaran pokok dan yang paling menonjol matapelajaran Ilmu Pengetahuan Alam,(IPA).

“Kemarin Lomba Kompetisi Sains Nasional tingkat Kabupaten, Fransiska Jelda memperoleh juara III. Ini membanggakan nama Elar Selatan”, ujarnya pada Jumat,(13/3/2020)

Dikatakan Robby, di kelas 5 SDI deruk, ada tiga siswa yang bersaing.

“Namun, setelah kami lakukan seleksi tingkat sekolah, Fransiska Jelda mendapat peluang untuk kami utus mengikuti lomba ke tingkat kecamatan. Ditingkat kecamatan adik Fransiska Jelda memperoleh nilai tertinggi Ilmu Pengetahuan Alam,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia berharap, ke depan SDI deruk bisa mendapatkan fasilitas pendidikan, seperti sarana dan prasarana yang memadai.

“Seperti jaringan internet sekolah guna mendukung pross pembelajaran abad dan guru-guru diberi ruang untuk pelatihan-pelatihan peningkatan kompetensi guru,” tukasnya.

Laporan: Andre Kornasen

Artikel ini telah dibaca 2210 kali

Baca Lainnya
x