Pendidikan

Senin, 26 Agustus 2019 - 17:32 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Kutipan surat izin karena sakit dari salah seorang siswa yang viral di media sosial (Ist)

Kutipan surat izin karena sakit dari salah seorang siswa yang viral di media sosial (Ist)

Surat izin Tak Masuk Sekolah dari Siswa di Cancar ini isinya Bikin Ketawa

Floreseditorial.com, Ruteng – Bagi kamu yang pernah sekolah, pastinya tidak asing dong dengan yang namanya surat izin.

Biasanya sih setiap sekolah punya aturan sendiri untuk urusan izin, mulai dari karena sakit sampai hal-hal yang tidak bisa ditunda.

Lazimnya, surat izin karena sakit itu ditulis dokter atau orangtua wali siswa. Namun apa jadinya kalau siswa sendiri yang menulis surat izin? Isinya tentu bikin ngakak saking jujurnya.

Contohnya seperti surat izin tidak masuk sekolah karena sakit dari salah seorang siswa kelas 8F di salah satu sekolah di Cancar, kabupaten Manggarai.

Surat yang ditulis oleh siswa bernama Yosep Jemarut itu viral dimedia sosial dan sontak mengundang tawa karena isi suratnya yang tak lazim

Kutipan surat izin karena sakit dari salah seorang siswa yang viral di media sosial (Ist)

Menanggapi surat tersebut, dosen bahasa dan sastra universitas Katolik Indonesia st. Paulus Ruteng Stanislaus Hermaditoyo menjelaskan bahwa surat merupakan dokumen resmi yang sangat penting dari setiap instansi, salah satunya yaitu lembaga pendidikan.

“Dalam keadaan sakit, tentu Anda akan membutuhkan surat izin sakit baik Anda seorang pelajar, karyawan, dan lain sebagainya. Hal ini ditujukan agar tidak dikenakan sanksi di lingkup sekolah maupun di tempat Anda bekerja,” kata Magister bahasa itu.


Namun, katanya lebih lanjut, tidak sedikit orang menyepelekan cara penulisan surat izin tersebut. Padahal, dalam pembuatan surat izin sakit terdapat beberapa susunan yang menjadikan surat itu resmi.

“Karena sakit memang suatu kendala yang tidak dapat diatur oleh manusia. Sebagai manusia, kita hanya dapat berusaha untuk mejaga kesehatan. Kondisi tubuh yang tidak fit, menjadikan beberapa aktivitas akan terganggu. Surat yang ditulis oleh Siswa kelas VIII itu tidak memenahu unsur dan struktur penulisan surat yang baik. Bahas yang digunakan lebih bersifar imajinatif dan sangat bertele-tele. Jika ini terjadi terus menerus maka seolah-olah guru bahasa Indonesia tidak memberi contoh tentang bagaimana menulis surat sakit yang baik,” katanya.

“Bentuk kelalaian seperti ini mesti diperhatiakn dengan serius oleh teman-teman guru bahasa Indonesia. Padahal dalam menulis surat izin sakit yang benar harus memenuhi kaidah seperti;
Penggunaan bahasa Surat izin tidak masuk sekolah merupakan surat resmi dan ditujukan kepada pihak sekolah sebagai instansi resmi , maka bahasa yang digunakan harus baku dan efektif. Hindari penggunaan kalimat yang bertele-tele,” tukasnya.

Laporan : Hardy Sungkang.

Artikel ini telah dibaca 1450 kali

Vidio Populer
Baca Lainnya