Sekretaris dinas kesehatan kabupaten Manggarai (Foto: Istimewa)

FLORESEDITORIAL.COM, RUTENG – Sekretaris dinas kesehatan kabupaten Manggarai Kanis Nasak membantah bahwa istrinya Ursula Anur, yang merupakan salah satu caleg Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah pemilihan kecamatan Lelak, kabupaten Manggarai telah menggunakan mobil dinas untuk kepentingan kampanye.

Kepada media ini, Kanis Nasak menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan dinas milik dinas kesehatan kabupaten Manggarai pada Jumat (21/12/2018) di kampung Cancar, kabupaten Manggarai itu masih dalam konteks pelayanan kepada masyarakat dan bukan untuk kepentingan politik.

Kata dia, kepergiannya ke Cancar saat itu adalah untuk meninjau pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang sudah selesai dikerjakan.

“Kami tiba di RS ST. Rafael Cancar kurang labih pukul 16.00 Wita. Sekitar Satu jam kami berada di lokasi pembangunan IPAL untuk menjelaskan kepada pihak rumah sakit langkah-langkah yang dikerjakan setelah pembangunan IPAL selesai,” tandasnya, Senin (24/12/2018).

Ia berujar bahwa berdasarkan penugasan dan permintaan pihak RS ST. Rafael Cancar untuk meninjau pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang sudah selesai dikerjakan adalah bentuk tanggung jawab pengabdian dan pelayanan terhadap daerah ini khususnya peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit Umum ST. Rafael Cancar.

“Tugas koordinasi itu sudah dilaksanakan sejak dikeluarkan surat penugasan. Langkah awal yang dilakukan dalam rangka pembangunan IpaL di rumah sakit Umum ST Rafael Cancar,” tuturnya.

Terkait kehadiran istrinya Ursula Anur yang merupakan caleg partai amanat Nasional (PAN) yang turut mendampinginya ke lokasi proyek di Cancar adalah dalam rangka menjenguk keluarga yang dirawat di RS. Rafael Cancar.

“Selain itu, saat itu kami juga menyematkan diri untuk menyapa keluarga kami yang baru datang dari Jakarta yang jarak rumah cuma sekitar 300 meter dari rumah sakit Cancar,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa saat itu ia dan Istrinya tidak melakukan kampanye.

“Jika hal ini perlu dibuktikan kami siap menghadirkan Suter Direktur, Suster Lusia dan sejumlah saksi lainnya. Kalaupun kehadiran kami dikatakan berkampanye pasti ada beberapa hal yang harus dipenuhi antara lain Pemberitahuan ke Bawaslu dan mendatangkan masa, hal itu tidak pernah kami lakukan,” tutupnya.

Ia berujar bahwa, pemberitaan di media Floreseditorial .com yang berjudul “Istri Sekdinkes Ikut Caleg Sosialisasi Pakai Mobil Dinas” sangat merugikan martabat keluarga keluarga.

“Berita itu sebagai bentuk pembunuhan karakter politik,” tukasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Marsel Ahang, salah satu caleg Partai keadilan sejahtera (PKS) melaporkan Ursula Anur, salah satu caleg Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah pemilihan kecamatan Lelak ke Bawaslu kabupaten Manggarai.

Ahang melaporkan Ursula karena diduga kuat telah menggunakan mobil dinas kesehatan (Dinkes) kabupaten Manggarai untuk mensosialisasikan diri sebagai caleg.

Sementara itu, Hery Harun, Kordiv Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga badan pengawas pemilu kabupaten Manggarai saat dihubungi media ini pada Sabtu (22/12/2018) menjelaskan bahwa laporan tersebut masih dikaji bersama sentra Gakkumdu.

Laporan : Hardy Sungkang

Komentar Anda?