• Kamis, 26 Mei 2022

Menyongsong Hari Kebangkitan Nasional 2022: Mari Mengenal Sejarah Singkatnya

- Kamis, 12 Mei 2022 | 13:23 WIB
Menyongsong Hari Kebangkitan Nasional 2022: Mari Mengenal Sejarah Singkatnya (Twibbonize)
Menyongsong Hari Kebangkitan Nasional 2022: Mari Mengenal Sejarah Singkatnya (Twibbonize)

Floreseditorial.com - Hari kebangkitan Nasional adalah hari dimana bangsa Indonesia mulai memiliki rasa kesadaran nasional. Seiring dengan berdirinya Boedi Utomo, Hari Pendidikan Nasional ini akhirnya resmi lahir tanggal 20 Mei 1908.

Maka dari itu, setiap tanggal 20 Mei, masyarakat Indonesia memperingati hari kebangkitan nasional ini.

Karena saat ini kita sedang berada di bulan Mei, bulan dimana hari besar itu kita rayakan dalam waktu dekat, sebelum hari kebangkitan nasional 20 Mei 2022 kita rayakan, ada baiknya terlebih dahulu kita mengenal sejarah singkatnya.

Mengutip CNN Indonesia, adapun sejarah singkat dibalik lahirnya hari kebangkitan nasional ini adalah sebagai berikut;

Hari Kebangkitan Nasional atau yang disingkat Harkitnas lahir seiring berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.
Boedi Oetomo sendiri merupakan organisasi yang aktif bergerak di berbagai bidang seperti sosial, ekonomi, dan kebudayaan tanpa melibatkan unsur politik.

Anggotanya pun adalah para cendekiawan Jawa yang terpelajar.

Organisasi Boedi Oetomo dibentuk oleh para cendekiawan Jawa atau mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding Van Indische Artsen) tahun 1908. Para mahasiswa STOVIA memanfaatkan kebijakan politik etis yang diberikan pemerintah kolonial Hindia Belanda saat itu.

Saat itu jumlah kaum terpelajar sangatlah sedikit dan tidak banyak orang yang dapat bersekolah. Sehingga untuk dapat menjalankan kebijakan politik etis dengan baik dibutuhkan kaum terpelajar untuk membawa semangat dan menaikkan harga diri sebagai 'orang Indonesia'.

Hadirnya politik etis membawa Indonesia masuk ke dalam babak baru. Hal ini dimanfaatkan oleh salah satu sosok kunci terbentuknya organisasi Boedi Oetomo yakni dr. Wahidin Soedirohusodo.

Halaman:

Editor: Aris Yudhivan

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X