• Kamis, 26 Mei 2022

Siraman Rohani Sabtu, 14 Mei 2022: Kasih Harus Selalu Menjadi Dasar Kita Melayani!

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 00:10 WIB
Yesus Kristus (Ilustrasi)
Yesus Kristus (Ilustrasi)

Oleh: Pater Fredy Jehadin

INJIL YOHANES 15: 9 - 17

"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasihKu itu. Jikalau kamu menuruti perintahKu, kamu akan tinggal di dalam kasihKu, seperti Aku menuruti perintah BapaKu dan tinggal di dalam kasihNya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacitaKu ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintahKu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Kamu adalah sahabatKu, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari BapaKu. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaKu, diberikanNya kepadamu. Inilah perintahKu kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."

Siraman Rohani
 
Saudara-saudari…. Hari ini kita merayakan Pesta St. Matias, Rasul.  Saya mengajak saudara sekalian untuk melihat kisah kehidupannya.
Sesudah Yesus naik ke surga, para murid dan kesebelas Rasul bersama Bunda Maria kembali ke Yerusalem untuk menantikan kedatangan Roh Kudus yang dijanjikan Yesus. Di sana mereka, yang berjumlah 120 orang, berkumpul di tingkat atas sebuah rumah di Yerusalem.

Mereka bertekun dalam doa sambil menantikan dengan sabar Roh Kudus. Pada saat itulah Petrus, Pemimpin para Rasul, mengusulkan pemilihan seorang murid untuk menduduki jabatan Rasul menggantikan Yudas Iskariot, si penghkianat, yang sudah menggantungkan diri. Mereka mengajukan dua orang murid, yaitu Yosef, yang disebut Barsabas atau Yustus dan Matias.

Setelah berdoa bersama-sama, mereka membuang undi. Pilihan jatuh pada diri Matias. Semenjak itu Matias menjadi penggenap bilangan keduabelas Rasul. Merekalah penbemban utama tugas menyebarkan kabar Gembira ke seluruh penjuru dunia. Matias adalah Rasul yang setia, tekun dan bersemangat, prihatin. Tidak diketahui tahun kematiannya. Dia dikuburkan di Trier, Jerman.

Saudara-saudari….Rasul Matias sesungguhnya sudah mengenal Kristus sebelum ia dipilih menjadi Rasul pengganti Yudas. Dia sudah merasakan kasih dan kebaikan Kristus. Dia sangat mengasihi Kristus.

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X