• Kamis, 26 Mei 2022

Renungan Bulan Maria, 15 Mei 2022: Pinjamkan Aku Hati-Mu Ya Maria

- Minggu, 15 Mei 2022 | 00:00 WIB
Renungan Bulan Maria, 15 Mei 2022: Pinjamkan Aku Hati-mu ya Maria
Renungan Bulan Maria, 15 Mei 2022: Pinjamkan Aku Hati-mu ya Maria

Oleh: Rm Beny Jaya

Peran Maria adalah mempertemukan kita dengan cinta di Hati Yesus yang tersalib. Tetapi bagaimana jika ketika kita berada di sana bersamanya, ‘tatap muka’, kita tidak merasa tersentuh? Bagaimana jika kita berdiri di depan salib, merenungkan Sengsara Tuhan, dan merasa sedikit atau tidak sama sekali? Bagaimana jika hati kita keras dan tidak peka karena dosa-dosa kita? Ini terjadi. Kita semua berdosa, dan dosa mengeraskan hati.

Kegersangan dan kehancuran juga terjadi, terlepas dari dosa-dosa kita. Apapun alasannya, hati kita bisa menjadi dingin dan tidak berperasaan, dan ini bisa menjadi masalah.

Syukurlah, orang yang memiliki hati yang tidak berdosa, sempurna, dan tak bernoda akan membantu kita. Dia akan memberi kita hati yang penuh kasih. Dia bahkan akan membiarkan kita hidup di dalam hatinya! Kalau saja kita akan memberinya milik kita. Orang tersebut adalah Maria.

Baca Juga: Renungan Bulan Maria, 14 Mei 2022: Tanpa Bunda Maria, Kita Akan Sendirian Dihadapan Salib Kehidupan

Dalam Renungan Bulan Maria minggu lalu bersama St Louis de Montfort, kita belajar bahwa ketika kita menguduskan diri kami kepada Maria, kita memberikan seluruh diri kita kepadanya, dan Maria kemudian memberikan seluruh dirinya kepada kita.

Penekanan itu adalah pada jasa: Jika kita memberikan jasa kita kepada Maria, dia memberikan jasanya kepada kita. Ini adalah hal yang luar biasa.

Namun Bunda Teresa memberikan sedikit penekanan yang berbeda untuk semua ini.

Perhatiannya adalah dengan hati. Dengan kata lain, versinya tentang konsekrasi total kepada Maria berfokus pada semacam pertukaran hati: Kita memberikan hati kita kepada Maria, dan dia memberi kita Hatinya yang Tak Bernoda.

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Terkini

X