Renungan Bulan Maria, 29 Mei 2022: Maria Teladan Persaudaraan Bagi Kita

- Minggu, 29 Mei 2022 | 01:00 WIB
Renungan Bulan Maria, 29 Mei 2022: Maria Teladan Persaudaraan Bagi Kita
Renungan Bulan Maria, 29 Mei 2022: Maria Teladan Persaudaraan Bagi Kita

Oleh: Rm Beny Jaya

Semua kita pasti mempunyai saudara, mempunyai hubungan persaudaraan. Persaudaraan yang terjadi seringkali karena hubungan biologis. Bersaudara karena hubungan darah. Itu baik.

Tetapi Maria dipuji oleh Yesus bukan karena hubungan biologis tetapi dipuji karena melakukan kehendak Allah.

Penghargaan ini terjadi dalam kisah Mateus 12, 46-50. Ketika Yesus masih dalam ruangan, Ibu dan saudara-saudaranya berada di luar. Ada seseorang menyampaikan kepadanya, “Lihatlah, Ibumu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau “ .

Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berta itu kepada-Nya: siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku”. Lalu kata-Nya sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya. Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga, dialah saudaraku laki-laki, dialah saudara Ku perempuan, dialah ibu-Ku “.

Jawaban Yesus, kelihatannya kasar dan terkesan tidak menghormati ibunya dan tidak memandang saudar-saudaranya.

Tapi sebenarnya, jawaban Yesus sangat jelas dan tidak perlu diuraikan lagi. Persaudaraan benar adalah persaudaraan karena melaksanakan sabda Allah.

Kita tahu dalam sejarah kitab suci, ada yang bersaudara secara biologis tetapi saling membunuh. Kisah yang paling kenal adalah Kain dan Abel. Kain sang kakak sulung membunuh adiknya Abel,karena kebencian dan kecemburuaan.

Hubungan adik-kakak yang tidak dilandasi Firman Allah membuat hubungan itu menjadi rusak. Persoalan ini selalu terjadi dalam sepanjang sejarah manusia. Penyebabnya ialah tidak membangun relasi karena Firman Allah, tetapi dibangun diatas persaingan, kebencian dan permusuhan.

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X