Viral

Kamis, 11 Juli 2019 - 22:30 WIB

5 hari yang lalu

logo

Postingan Facebook Chaves Pharas (Ist)

Postingan Facebook Chaves Pharas (Ist)

Sebut Warga Manggarai Dan Matim ‘Dongki’ Postingan FB Chaves Pharas Dikecam Netizen

Floreseditorial.com – Postingan Facebook milik akun Chaves Pharas sontak menjadi sorotan warga net Manggarai dan Manggarai Timur pada Kamis (11/07).

Pasalnya, postingan yang dikirimkan di group Facebook ‘Manggarai Punya Tombo’ itu dianggap telah membangun ujaran kebencian bagi warga Manggarai dan Manggarai Timur.

Komentar warga net yang kesal atas postingan Chaves Pharas (Ist)

Dalam postingannya, akun Facebook Chavas Pharas menuliskan bahwa presiden Joko Widodo tidak mengunjungi Manggarai Timur dan Manggarai karena paras Orang Manggarai dan Manggarai Timur Dongki (Buruk).

Selain karena ‘Dongki” Chavas juga menuliskan bahwa daerah Manggarai dan Manggarai Timur kurang menarik di mata Presiden Republik Indonesia.

“Selamat datang di bumi Manggarai Barat pak presiden Jokowi dan ibu negara ltiana Jokowi. Yang Manggarai Tengah & Manggarai Timur jangan iri ye..daerah kalian kurang menarik di mata Presiden Republic Indonesia. Masalah dongki kanang meu ata Matim agu Mateng. Hahaha,” tulis Chavas

Loading...

Posting tersebut pun menuai kecaman Ribuan Warga Net Pengguna Facebook.

Saking kesalnya, beberapa warganet bahkan menyandingkan foto profil Chavas Pharas dengan wajah lain yang dianggap mirip dengan wajah Chaves.

“Hahahha muka sj di bawah rata2 gaya mo bilang dongki org lain🤣🤣🤣🤣
Ini yg Tuhan Yesus bilang lihat selumbar di mata saudara tp balok di mata sendiri tir bs kasih keluar 😆😆😆,” tulis salah satu akun Facebook.

Meski demikian, beberapa warga net lainya menganggap bahwa postingan Chaves Pharas hanyalah candaan biasa yang tak perlu ditanggapi serius.

Atas sorotan warga net tersebut, Chaves pun menyampaikan permohonan maaf kepada warga net..

Berikut kutipan permohonan Maaf Terbuka Chavas Pharas

Pernyataan permintaan maaf terbuka.

Selamat siang dan salam sejahtera untuk ite ata ngasang Ema laing laku, agu ite ata ngasang Ende laing laku, nggitu kole ata ngasang Kae laing, agu ata Ase laing, agu ite ata ngasang weta laing laku ata momang daku ata manga one grup ho’o, maupun Ema, Ende, Kae agu Ase lawa Manggarai Raya ata momang laku di manapun ite berada.

Pertama2, ijinkan saya mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan yg maha kuasa atas waktu dan kesempatan yg Dia berikan kepada kita semua, sehingga kita semua bisa bertemu dan berkumpul di grup ini.

Di sini saya hadir menemui bapak, ibu, kakak dan adik dan semua lawa Manggarai raya, khususnya itet Kae agu Ase lawa Manggarai Timur dan Manggarai Tengah, yg mungkin merasa dilecehkan atau merasa terhina atas postingan saya sore kemarin di grup ini.

Untuk itu, melalui postingan ini, sy atas nama Chaves Pharas, dari lubuk hati yang terdalam, menyampaikan pernyataan PERMINTAAN MAAF yang sebesar-besarnya secara terbuka dan lanqsunq kepada seluruh ite nqasanq Ende aqu

Sebenarnya tidak ada niat sama sekali dari saya untuk menghina dan menghujat tana bate Ioas, agu natas bate Iabar daku tanah Manggarai yg saya cintai. .

Saya melakukan itu tadi niatnya hanya sebatas untuk bercanda saja.

Sekali lagi, Mohon dimaafkan atas semua kekeliruan yg saya lakukan sore hari kemarin. Saya juga berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.

Dan saya juga menerima semua hujatan dan cacian kepada saya melalui beberapa komentar dari ase kae semuanya.

Salam hangat dari saya dan Tabe

Jakarta, 11 Juli 2019.

***

Laporan : Yopie Moon

Artikel ini telah dibaca 6174 kali