Manggarai Timur Wisata

Rabu, 2 Agustus 2017 - 15:00 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Foto:Kompo/Freto

Foto:Kompo/Freto

Ini Pengakuan Wisatawan Switzerland Tentang Objec Wisata Cunca Ngkuang

Borong , Floreseditorial.com– Air terjun Cunca Ngkuang merupakan obyek wisata yang terletak di  Kampung Mondo, Desa Bangka Kantar Kecamatan Borong, kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT.

Obyek wisata alam Cunca Ngkuang,  merupakan salah satu aset pariwisata yang saat ini  dimiliki oleh Kabupaten Manggarai Timur.
Keindahan alam air terjun ini sangat memikat mata para wisatawan yang datang, serta masih bersifat alami yang pantas dan layak dijaga.

Baru-baru ini media ini mendatangi obyek wisata ini, bersama  Nicole Bischof(21) salah satu wisatawan asal Swiserland yang sempat menjajaki surga ditenga hutan, air terjun Cunca Ngkuang.

Menurut Nicole, pengalaman yang sangat unik ketika mengunjungi obyek wisata ini, pasalnya bisa melihat bagaimana orang bisa hidup dan gaya hidup lebih atau kurang mencukupi.

“Akan tetapi kami juga bisa melihat bagaimana orang bisa mendapatkan keuntungan dari listrik, jalan yang lebih baik, materi sekolah dan pendidikan formal,” kata Nicole kepada Radar-indonesia.com.

Loading...

Cunca Ngkuang watherfall is a very beautyful piece of nature and deserves to be looked after. For us it was very unique experience because we could see how people  live on a  more or less selfsufficient lifestyle . But we were also able to see how the people would benefit from electricity, better roads, school material and formal education ,”katanya.

Namun demikian, kata Nicole, alangka bagusnya keindahan wisata alam tersebut jika didukung dengan Infrastruktur seperti sarana dan prasarana yang memadai.

Nicole juga menambahkan, jika infrastruktur Jalan, Listrik dan Air bersih mendukung, maka, semua wisatawan akan sering melancong ke surga tersembunyi Cunca Ngkuang.

Selain Nicole, Manuela Biscohol (23) juga wisatawan asal Swisserland, yang juga mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang menghubungi tempat wisata air terjun Cunca Ngkuang itu.

Kepada media ini, Manuela mengatakan bahwa Keindahan alam yang sangat eksotis ini hedaknya di dukung oleh infrastruktur yang memadai,”Sehingga untuk mengunjungi tempat ini tidak terlalu sulit,”tambahnya.

Senada dengan Kedua sahabatnya, Florina Kuster (20) juga wisatawan asal Swiss, mengagumi keindahan alam Air terjun Cunca Ngkuang.

Menurut Florina, Selain keindahan alam, kehidupan masyarakat yang sangat ramah menjadi hal yang paling menarik bagi liburan mereka.

for the tourism it would be very helpful if there would be roadsigns and information like maps, that way tourist can find nice places like this watherfall by themself. We for instance were lucky enough to meet local who showed us the way to this watherfall and also tell us things about native fruits and plants which was very interesting,” ungkap Florina.

Dirinya sangat berharap semoga dalam kunjungan berikutnya, sistem pembuangan sampah yang baik, papan informasi pariwisata berbahasa inggris yang banyak, listrik, dan jalur yang ramah menuju tempat wisata tersebut.

We hope when we visit flores next time there will be a better rubbish disposal system , more english roadsigns, electricity and tourist friendly pathways to nice place,”tutup Florina.

Sementara Mikel(60) pemandu wisata lokal setempat, kepada media ini mengakui jika dirinya sering memandu para wisatawan yang mengunjungi air terjun Cunca Ngkuang.

“Selain dari swiss, ada juga yang berasal dari jerman, dan berasal dari Australia,”katanya.

Selaku warga kampung, ia sangat senang bisa memandu wisatawan yang datang.

“Tetap kewalahan kami, adalah jalan yang menghubungi kampung Mondo ini belum pernah diaspal, jalan masih sangat jelek, bule harus terimah itu,” katanya.

Berdasarkan pantauan media ini pada minggu (31/07) selain infrastruktur jalan  yang sangat dibutuhkan, listrik sebagai penerang juga tampak belum masuk ke tempat pariwisata Cunca Ngkuang itu. ***(Gun)
Editor: Tonny

Artikel ini telah dibaca 276 kali

Baca Lainnya