Penyebab Wisatawan Sering Mengalami Kelelahan dan Serangan Jantung di Kawasan TN Komodo

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 14:20 WIB
Sejumlah wisatawan di puncak pulau Padar, Kawasan Taman Nasional Komodo.  (Robert Waka)
Sejumlah wisatawan di puncak pulau Padar, Kawasan Taman Nasional Komodo. (Robert Waka)

Floreseditorial.com - Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) mencatat, tingkat terjadinya kecelakaan di kawasan Taman Nasional Komodo telah mengalami enam kali kejadian kurun waktu 3 tahun terakhir yakni (2019-2022).

Faktor yang menyebabkan seringnya terjadi kecelakaan adalah kelelahan dan mengalami serangan jantung saat wisatawan melakukan trekking dan snorkling.

Pemda Manggarai Barat pun terus berbenah diri di sektor kesehatan dan berkomitmen untuk mengurangi dan mencegah angka kecelakaan didalam kawasan Taman Nasional Komodo.

Yulianus Weng selaku Wakil Bupati Manggarai Barat mengatakan, mereka bersama otoritas kesehatan dan keamanan untuk menjamin dan memberi rasa aman terhadap wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo.

Baca Juga: Siapa yang Paling Kaya dari Empat Member Blackpink

"Ke depan, pemda komitmen kecelakaan ini tak boleh lagi terjadi," tegas Yulianus saat meresmikan Internasional Medical Center di Labuan Bajo.

Lanjut Yulianus, sektor kesehatan di Labuan Bajo harus selalu ditingkatkan.

Sejauh ini Rumah Sakit Siloam telah membantu banyak terhadap Pemda untuk menangani masyarakat maupun wisatawan.

Diketahui bahwa Rumah Sakit Siloam sudah memiliki beberapa dokter ahli, namun belum memiliki dokter spesialis jantung.

"Kita di sini sangat takut dengan serangan jantung. Tahun lalu ada (dokter spesialis jantung), tetapi dia kembali melanjutkan studi," tutur Yulianus.

Halaman:

Editor: Resti Seli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wae Rebo Raih Penghargaan CTDA 2022

Jumat, 20 Mei 2022 | 19:07 WIB
X