Intip Yuk Pantai yang dikenal dengan sebutan sunrise atau matahari terbit

- Kamis, 30 Juni 2022 | 09:59 WIB

 

 

Floreseditorial.com- Pantai Sanur adalah pantai yang dikenal dengan sebutan sunrise atau matahari terbit. Mengapa begitu? Karena di pantai ini saat pagi hari, mata bisa dengan leluasa menyaksikan proses bangunnya sang Surya.

Apalagi, Pantai Sanur itu pantainya putih dan bersih, serta ombak lautnya tenang, sehingga wisatawan bisa melakukan olahraga menyelam dan snorkeling, bukan untuk selancar seperti di Pantai Kuta Bali.

Daya tarik objek wisata pantai seperti Sanur itulah yang membuat kawasan wisata pantai di Jalan Kusuma Sari No 1, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, itu selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik saat hari libur maupun hari-hari biasa.

Keindahan Pantai Sanur memberikan sensasi yang berbeda, karena arus lautnya yang tidak begitu kencang menjadikannya cocok untuk aktivitas olahraga air seperti kayaking, seawalker, scuba diving, atau snorkeling.
Untuk mandi atau berjemur pun bisa ke Sanur Pusat, Pantai Segara, Pantai Mertasari, Pantai Sindhu, ataupun Pantai Matahari Terbit. Bisa juga sekadar duduk-duduk di pinggir pantai sambil membuat istana dari pasir yang putih, bersih dan lembut. Atau, mengubur badan di dalam pasir untuk menghangatkan badan.

Tidak hanya menyaksikan indahnya pantai kala matahari terbit, tapi juga bisa mendayung kano (perahu kecil yang digerakkan dengan tenaga manusia), lalu bersepeda keliling pantai, menyantap aneka kuliner khas Bali, dan masih banyak lagi.
"Karena baru pegang, ya, saya belum bisa menjaga keseimbangan, tapi lama-lama akhirnya bisa juga, kok," ucap wisatawan asal Bondowoso, Mahbub, saat bermain kano di Pantai Semawang (Banjar Adat Semawang) Sanur, Bali.
Saat bermain kano bersama saudaranya bernama Afif itu, Mahbub mengaku bermain kano di Pantai Semawang, Sanur, tidak kalah menyenangkan dibandingkan dengan berenang.

Apalagi, Afif mengaku tarif bermain kano juga relatif terjangkau masyarakat. "Senang, karena bisa main kano sepuasnya dengan bayar murah," ujar Afif yang menghabiskan sisa liburan sekolah bersama keluarganya.
Ya, pengunjung yang menyewa kano di hari libur cukup banyak dibandingkan hari-hari biasa. Menurut pengelola persewaan kano, Aji, untuk satu unit kano hanya berbiaya Rp20.000-Rp25.000 tanpa dibatasi waktunya.
Dengan kano, Aji berharap anak-anak muda yang hidup di era digital akan mampu mengenal budaya bahari yang diwariskan para leluhur, apalagi jika mereka bisa mencintai bahari.

Selain kano, pemuda asal Singaraja itu juga menyewakan bola untuk renang. Untuk ukuran kecil Rp5.000, sedangkan bola ukuran besar Rp10.000 untuk sekali sewa sepuasnya. Namun, ia juga menyebutkan bahwa harga tersebut juga bisa berubah sesuai situasi kunjungan.
Aji memaparkan bahwa bila bukan liburan sekolah, biasanya pengunjung banyak yang datang pada hari Minggu. Sedangkan bila dalam kondisi ramai, ia mengaku bisa membawa pulang penghasilan atau meraup hingga sebesar Rp200.000 dalam satu hari.
Baca juga: Sensasi melihat panorama Pulau Bali dari lantai 23 Patung GWK
Cinta bahari


Aktivitas "Budaya Bahari" lainnya adalah kegiatan bersepeda keliling pantai. Memang tidak ada jalur khusus sepeda, namun wisatawan bisa mengayuh sepeda di trotoar sepanjang pantai yang membentang dari ujung utara ke ujung selatan.
Sedangkan untuk biayanya, disebutkan bahwa tarif sewa sepeda di Pantai Sanur berkisar antara Rp10 ribu sampai Rp20 ribu per jam.
Ya, pantai dan pemandangan alam di Pulau Dewata yang masih sejuk, agaknya menjadi pilihan berlibur bagi masyarakat dari berbagai daerah atau bahkan mancanegara sembari berlibur dan memupuk cinta bahari.

Halaman:

Editor: FEC Media

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wae Rebo Raih Penghargaan CTDA 2022

Jumat, 20 Mei 2022 | 19:07 WIB
X