Dampak Wacana Kenaikan Tiket ke Pulau Komodo, Wisatawan Mulai Enggan ke Labuan Bajo

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 22:02 WIB
Foto : Wisatawan mancanegara sedang menyaksikan Komodo, di Pulau Komodo. (Dokumen pribadi )
Foto : Wisatawan mancanegara sedang menyaksikan Komodo, di Pulau Komodo. (Dokumen pribadi )

Floreseditorial.com - Anggota Komisi III DPRD Manggarai Barat, Belasius Pandur, mengungkapkan, saat ini, banyak wisatawan takut datang berwisata ke Labuan Bajo

Ia menyebut, pada pekan pertama Agustus, tidak banyak wisatawan khusus mancanegara yang datang ke Labuan Bajo. Hal itu disebabkan, takut masuk ke Pulau Komodo karena biaya terlalu tinggi yakni Rp 3.75 juta per tahun. Tarif baru itu berlaku untuk Pulau Komodo dan Padar.

Ia menyebut, berdasarkan hasil evaluasi dengan Dinas Pariwisata, awal Agustus tingkat kunjungan wisatawan yang datang ke Labuan Bajo menurun dibandingkan bulan  sebelumnya. 

"Ini semua akibat dari kebijakan yang tidak lahir dari bawah," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Pelecehan Istri Sambo Dihentikan

Ia mengatakan, Pemerintah dan DPRD Manggarai Barat telah menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari pariwisata tahun ini Rp 28 miliar. Itu sudah ditetapkan dalam APBD tahun 2022.

"Sampai Juli kita baru mencapai enam miliar. Dengan situasi ini, apakah target itu bisa tercapai," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah mesti bersyukur dengan pelaku pariwisata di Labuan Bajo. Mereka yang mempunyai jaringan ke mana-mana hingga keluar negeri.

Baca Juga: Dispar Targetkan Hunian Hotel Mataram Capai 100 Persen Saat WSBK 2022

Halaman:

Editor: Paulus Jehaman

Tags

Terkini

Menelusuri Jejak-Jejak Gajah Mada di Nusa Tenggara Timur

Selasa, 27 September 2022 | 21:38 WIB

Pulau Rusa di NTT, Rumah bagi Para Arwah

Selasa, 27 September 2022 | 12:08 WIB
X