Suku Kedang di NTT, Punya Tradisi Beri Makan Leluhur, Ini Maknanya

- Rabu, 21 September 2022 | 08:58 WIB
Orang Kedang di Kabupaten Lembata, NTT, Punya Tradisi Memberi Makan kepada Leluhur (FEC/Antonius Rian)
Orang Kedang di Kabupaten Lembata, NTT, Punya Tradisi Memberi Makan kepada Leluhur (FEC/Antonius Rian)

Floreseditorial.com - Jika Anda mengunjungi daerah Kedang di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), tradisi berkomunikasi dengan leluhur masih ditemukan.

Orang Kedang yakin bahwa saudara mereka yang meninggal dunia tetap hidup walaupun sudah mati sehingga wajib diberi makan.

Orang mati diyakini hanya berpindah tempat.

Baca Juga: Pemkot Mulai Salurkan BLT BBM Untuk 1.488 KPM di Kendari

Secara akal sehat, manusia yang sudah menjadi arwah alias meninggal dunia tidak akan kembali lagi berbaur dengan manusia yang masih hidup.

Apalagi makan bersama dengan manusia. Sebab, orang yang sudah meninggal berarti tubuhnya sudah hancur dan menjadi tanah.

Jika tubuh sudah hancur; bagaimana ia bisa menyantap makanan?

Baca Juga: Usir Makhluk Halus, Bambu Kuning Banyak Digunakan Sebagai Pagar Gaib

Dalam keyakinan suku Kedang, orang meninggal akan berpindah ke pulau Rusa (Nuha), sebuah pulau yang masuk dalam kawasan Kabupaten Alor.

Halaman:

Editor: Tolentino Mbagur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X